Walikota dan wakil walikota Magelang terpilih, Sigit Widyonindito dan Joko Prasetyo diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo senin petang di gedung DPRD kota Magelang. Sebanyak 600 an orang pejabat menghadiri pelantikan tersebut. Dalam sambutannya Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengingatkan walikota dan wakil walikota Magelang agar menjaga dan meningkatkan kota Magelang yang terkenal sebagai kota jasa. Untuk itu, Bibit menegaskan kepada pasangan walikota dan wakil walikota yang baru agar segera menyelesaikan pembangunan pasar Rejowinangun. Sementara itu, pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan sendiri dipersingkat hanya selama satu setengah jam dan dijadwalkan pada petang hari dengan alasan bertepatan dengan bulan puasa. Sementara untuk pengamanan 300 personel keamanan yang terdiri dari 225 dari pihak kepolisian dan sisanya dari unsur satpol pp, kesbanglinmas dan dinas perhubungan dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan acara tersebut.
Siapkan Sekda, Pejabat Eselon Ii Segera Di Rolling
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:52.Bupati Karanganyar Rina Iriani mengatakan pihaknya sudah menyerahkan rencana mutasi besar-besaran pejabat Eselon II kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan atau BAPERJAKAT. Namun mutasi tetap mengacu pada hasil uji kompetensi dan daftar urutan kepangkatan. Mutasi mengacu pada aturan dan kebutuhan. Sinyal rolling besar-besaran sendiri bisa dilihat dengan adanya usulan bupati mengenai penggantian posisi sekretaris dewan yang semula dipegang Ahmad Sapari, menurut rencana diisi tiga kandidat. Tiga nama yang diusulkan bupati berdasarkan keterangan ketua DPRD Karanganyar Sumanto, masing-masing Samsi yang saat ini menduduki jabatan sebagai inspektur inpektorat Nunung Susanto, kepala Dishubkominfo dan Sujadi Asisten II. Dewan belum memberikan persetujuan atas tiga nama tadi.
Temani Isteri Melahirkan, Pembunuh Disergap Polisi
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:51.Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso mengatakan penangkapan pelaku dilakukan setelah mendapatkan informasi warga tentang keberadaan Tarno di wilayah Ngargoyoso. Polisi yang bereaksi cepat mencium kedatangan Tarno di Ngargoyoso untuk menjenguk istrinya, Sri Sumarni yang akan melahirkan anaknya. Akhirnya tanpa banyak kesulitan, Tarno berhasil disergap dan ditangkap petugas di Puskesmas Berjo Ngargoyoso saat sedang menemani istrinya melahirkan pada tengah malam. Perburuan Tarno sendiri sudah berlangsung cukup lama, yakni dimulai saat mendapat informasi tentang identitas Tarno dan kejahatan yang dilakukanya di Tangerang. Pelaku sendiri sempat menjadi buron polisi dan sempat melarikan diri secara berpindah-pindah tempat dari wonogiri hingga Jambi Sumatra. Kapolres menuturkan, pelaku diduga melakukan tindak kejahatan pembunuhan terhadap seorang wanita muda bernama Ella di Tangerang tahun 2007 silam. Pelaku membunuh wanita tersebut karena hamil dan minta pertanggungjawaban.
Yulianto Hipnotis Calon Korban Mengaku Kaya Raya
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:40.Mengaku sebagai orang kaya itulah salah satu modus yang dilakukan Yulianto jauh-jauh hari sebelum menghabisi dua korbannya Suhardi dan Sugiyo. Yulianto juga mengaku mampu mencari harta karun terpendam. Tidak mengherankan bila salah satu korban Yulianto yang diduga suhardi, ditemukan dikubur di gua Cerme. Gua Cerme sendiri diakui sebagai salah satu lokasi yang dipercaya sebagian masyarakat untuk mencari pesugihan. Kini penyidik Polres Sukoharjo terus menyidik berbagai kemungkinan korban tambahan serta modus modus yang digunakan tersangka untuk menggaet calon korban. Sejauh ini, sebanyak empat korban setidaknya sudah terungkap.
Orang Tua Yulianto Tinggalkan Rumah
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:39.Dengan dikawal petugas keamanan desa, keamanan kampung dan anggota Polsek Kartasura kedua orang tua tersangka Yulianto, Pawiro Kirdi 90 tahun dan Suliyem 85 tahun mendatangi tempat tinggal mereka. Orang tua tersangka yang sudah uzur ini datang dengan menggunakan becak. Mereka kemudian masuk ke dalam rumah dengan didampingi petugas. Didalam rumah mereka mengemasi beberapa barang dan pakaian untuk dibawa ke rumah anak tertua Waliyuni di kampung Gunung Pucangan Kartasura. Untuk sementara kedua orang tua tersangka ini tinggal di rumah anak mereka tersebut. Kepulangan orang tua tersangka menurut petugas keamanan kampung Kragilan Suparno atas permintaan keduanya, melalui warga di kampung gunung. Ayah tersangka Pawiro Kidie mengaku dirinya tidak mengetahui perbuatan anaknya meski tinggal satu atap. Hanya saja Pawiro dan istrinya memilih tinggal di rumah bagian timur sementara tersangka Yulianto dan anaknya tinggal di rumah bagian barat depan.
Razia Daging Gelonggongan
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:37.Banyaknya permintaan daging menjelang lebaran membuat Dinas Peternakan dan Perikanan kabupaten Grobogan, mewaspadai akan peredaran daging glonggongan yang masuk ke wilayahnya. Untuk mengantispasi hal tersebut, Dinas Peternakan melakukan razia danging glonggongan di pintu masuk kota Purwodadi. Dalam razia tersebut Dinas Peternakan berhasil amankan 150 kg danging glonggongan yang di bawa salah satu pedagang dari Boyolali. Saat terjaring razia, pemilik daging Tari dan sopirnya sempat mengelak dan membantah dengan mengelabuhi petugas. Namun, petugas berhasil amankan 150 kg danging glonggongan yang sudah siap di pasok ke pasar Purwodadi. Selain itu Tari juga dimintai membuat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya dan siap untuk di tindak tegas jika mengulanginya. Sementara di Salatiga, dalam operasi pasar petugas gabungan menemukan daging tak layak konsumsi . Daging tersebut sudah berbau busuk dan oleh penjualnya sengaja dicampur dengan daging segar.
Ratusan Liter Miras Oplosan Disita
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:37.Jajaran satuan narkoba Polres Magelang berhasil menyita 226 liter miras jenis ciu. Minuman tersebut ditempatkan dalam lima jerigen. Satu jerigen berisi lima liter, 112 botol minuman ukuran setengah literan dan 15 botol minuman masing-masing berukuran satu literan. Ratusan liter ciu ini disita dari Cipto Handoko, warga Krincing kecamatan Secang kabupaten Magelang. Menurut kepala satuan narkoba Polres Magelang AKP Sudirman, pelaku sudah dua kali diproses dalam kasus serupa. Bahkan, dua bulan lalu tersangka terjaring dalam operasi penyakit masyarakat. Tersangka hanya dikenai pasal tindak pidana ringan, namun jika tertangkap tangan satu kali lagi tersangka dapat dijerat pasal dan undang-undang berlapis.
Polda Jateng Ringkus Kawanan Perampok
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:22.Kelima tersangka perampokan tersebut adalah Ridho Irawan 43 tahun, Hadi Suharjo 44 tahun, Heriyanto 44 tahun, Suwarjo 41 tahun dan Jul 47 tahun. Terungkapnya kasus perampokan ini bermula dari banyaknya kejadian perampokan di wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan laporan kawanan perampok yang di otaki oleh Heriyanto ini sebelumnya berada di kawasan Sukoharjo. Setelah melakukan penyelidikan dan pengamatan terhadap gerak gerik para tersangka, jajaran Polda Jateng akhirnya menangkap kelima perampok tersebut saat mereka berada di Lampung. Dari penangkapan tersangka, polisi akhirnya mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksi jahatnya. Diantaranya 2 pucuk pistol rakitan dengan 11 pelurunya, gerinda dan 4 buah mata gerinda, handphone, linggis, celurit dan palu. Dalam penyelidikan, sedikitnya 22 brankas telah berhasil digasak oleh kawanan perampok ini dan mendapatkan uang lebih dari 1 miliar rupiah. Dalam setiap aksinya kelompok ini tergolong sadis, jika korbanya berusaha melakukan perlawanan mereka tak segan-segan untuk melukai korbannya.
Empat Penambang Tertimbun Longsor, Satu Tewas
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:21.Satu orang korban tewas bernama Joko Purwanto, warga Purwobinangun Pakem Sleman. Sementara tiga orang rekannya yang berhasil selamat adalah Sumiyanto warga Pakem, Aris Pujo, Andi Aryo dan Alif keduanya warga cangkringan. Ketiga korban selamat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Panti Nugroho untuk mendapatkan perawatan, sementara jenazah Joko Purwanto langsung diambil keluarganya untuk dimakamkan setelah terlebih dahulu disemayamkan di rumah sakit. Joko Purwanto, empat puluh tahun, tewas tertimbun reruntuhan material pasir saat melakukan aktifitas penambangan pasir di bawah tebing setinggi sepuluh meter . Saat itu, Joko dan ketiga rekannya tengah menaikkan material pasir ke dalam bak truk pengangkut persis di bawah tebing. Tiba-tiba, tebing yang berada di atasnya langsung roboh dan menimpa empat orang yang ada di bawahnya. Petugas SAR Lereng Merapi dibantu warga, baru bisa mengevakuasi tubuh Joko empat puluh lima menit kemudian. Saat ditemukan, Joko sudah tewas dengan luka pada salah satu bagian mata. Guna mengantisipasi bertambahnya korban akibat adanya longsor susulan, petugas kepolisian langsung mensterilkan kawasan ini dengan memasang garis polisi. Sehingga, aktifitas penambangan pasir di kawasan ini langsung dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Siswa Demo Tuntut Wakil Kepala Sekolah Dicopot
Submitted by tatv on Sab, 09/04/2010 - 14:06.Sekitar lima puluh siswa SMA Negeri Satu Banguntapan Bantul, menggelar aksinya di halaman sekolah. Aksi para siswa ini merupakan buntut dari kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di sekolah ini. Mulai dari jarangnya kepala sekolah datang di sekolah, masa jabatan dua wakil kepala sekolah dan bendahara yang melebihi kewajaran, sampai dugaan korupsi dana sekolah. Para siswa yang vokal menanyakan tentang transparasi penggunaan iuran dan dana-dana sekolah justru mendapat intimidasi dari oknum guru dan pejabat sekolah. Bahkan petugas satpampun ikut-ikutan menginterogasi para siswa yang vokal hingga malam hari. Tak hanya itu guru-guru pengajar yang mendukung aspirasi dan keinginan siswa malah menjadi korban dan langsung dimutasi ke sekolah lain. Melalui aksninya ini siswa menuntut agar kepala sekolah, dua wakil kepala sekolah dan bendahara sekolah segera turun dari jabatannya.















