
Menurut kabag instansi Disperindag Provinsi DIY, Sugiyono, tingginya harga beras di pasaran disaat permintaan masyarakat menurun, terjadi karena musim panen telah lewat. Hal ini karena berdasarkan pantauan stok beras di sejumlah toko grosir beras masih cukup banyak. Namun dua bulan kedepan dipastikan sudah mulai panen raya beras, sehingga pihak Disperindag memastikan harga akan kembali normal. Sementara kabag analisa kebijakan produktifitas, biro administrasi perekonomian DIY, Budi HR menyatakan, meski saat ini masih dalam batas batas kenaikan, namun tidak sampai satu bulan harga beras akan stabil dan stok beras masih aman sampai bulan Juli.
















